
24 Ekor Abotti Terpantau di Masakambing
Balai Besar KSDA Jawa Timur secara rutin melakukan monitoring kakatua kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea abbotti) untuk mengetahui dinamika perubahan populasinya mulai tahun 2011 hingga saat ini.
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #konservasi(927 artikel ditemukan)

Balai Besar KSDA Jawa Timur secara rutin melakukan monitoring kakatua kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea abbotti) untuk mengetahui dinamika perubahan populasinya mulai tahun 2011 hingga saat ini.

Balai Konsevasi Tumbuhan Kebun Raya Puwodadi – LIPI telah menemukan setidaknya 15 jenis tumbuhan yang masuk kategori Invasive Alien Species atau tumbuhan invasif. Hal itu terungkap saat mereka melaku

Djarum Foundation Bakti Untuk Negeri mengadakan Talk Show yang bertema Edukasi Lingkungan. Acara tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan menanam Trembesi (Samanea saman) 296 Km Lingkar Pulau Madur

[caption id="attachment_4033" align="aligncenter" width="960"] foto : Sam Kawah Ijen[/caption] Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, Dr. Ir. Ayu Dewi Utari, M.Si., melakukan press

Sekretaris Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Ir. Herry Subagiadi, M.Sc. melepasliarkan enam ekor Rusa Bawean (Axis kuhlii) di Suaka Margasatwa Pulau Bawean. Sebelumnya ru

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Ir. Wiratno, M.Sc menyerahkan Surat Keputusan Dirjen KSDAE tentang Kuota Buru Babi Hutan (Sus scrofa) kepada Kepala Balai Besar KSDA Jawa

Video makhluk aneh yang diposting seorang warga Kebumen, Jawa Tengah, di Facebook, viral di dunia maya. Makhluk tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial, bahkan dibahas di berbagai media

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, Dr. Ir. Ayu Dewi Utari, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Resort Konservasi Wilayah 18 Kawah Ijen pada 24 Oktober 2017. Sebanyak 3 Orang pet

Tak kurang dari 90 siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Maarif mengikuti penyuluhan mengenai keberadaan rusa bawean (Axis kuhlii) pada 16 Oktober 2017 yang lalu. Madrasah yang terletak di Desa Suwari Keca