
Mengungkap Rapor Konservasi Gunung Abang
Di bawah kesejukan rumpun bambu Camping Ground Baung Canyon-TWA Gunung Baung, udara pagi terasa berbeda pada Senin, 24 November 2025. Di pendopo sederhana yang dikelilingi suara gesekan rumpun bambu,
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.

Di bawah kesejukan rumpun bambu Camping Ground Baung Canyon-TWA Gunung Baung, udara pagi terasa berbeda pada Senin, 24 November 2025. Di pendopo sederhana yang dikelilingi suara gesekan rumpun bambu,

Di Pulau Bawean, konservasi tidak hanya berjalan di rimba, ia hidup di tengah masyarakatnya. Selama delapan hari, mulai 3 hingga 10 November 2025, Tim RKW 10 Pulau Bawean bersama Masyarakat Mitra Polh

Siang itu (25/11/2025), sekitar pukul 10.00 WIB, sebuah pesan masuk ke jajaran Seksi KSDA Wilayah IV Sumenep. Informasi tersebut datang dari Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember, bahwa ada warga Kabu

Balai Besar KSDA Jawa Timur melalui Seksi KSDA Wilayah V melaksanakan Penilaian Efektivitas Pengelolaan untuk Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Kawah Ijen Merapi Ungup-ungup, sebuah upaya yang bukan se

Di pagi yang lembut di Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang, cahaya matahari menembus sela dedaunan, membuka lembar baru kehidupan liar yang bergerak dalam kesunyian. Di sanalah, jauh dari keramaian k

Dalam dua hari berturut-turut, tim Matawali RKW 09 Mojokerto kembali menghadapi babak baru dinamika satwa liar Jawa Timur. Seekor trenggiling (Manis javanica) serta seekor ular sanca kembang (Malayopy

Seksi KSDA Wilayah IV Balai Besar KSDA Jawa Timur menghadiri undangan sebagai narasumber pada Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) XXV Mahapala Universitas Madura (UNIRA), yang diselenggarakan di

Seekor Musang Luwak (Paradoxurus hermaphroditus) betina berusia sekitar dua tahun tiba di Kantor Bidang KSDA Wilayah III Jember pada Senin pagi (24/11/2025), dibawa oleh seorang guru TK bernama Siti M

Pagi itu, halaman kecil di kantor Resort Konservasi Wilayah (RKW) 10 Pulau Bawean berubah menjadi panggung kejutan ekologis yang tak terduga. Di antara kayu jaranan (Lannea coromandelica) yang menjadi