Menanam Benih Konservasi di SMK N 5 Kota Malang

Melalui program Visit to School, BBKSDA Jawa Timur mengajak pelajar SMK Negeri 5 Kota Malang mengenal kawasan konservasi, satwa liar, dan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keanekaragaman hayati
Malang - Suasana Auditorium SMK Negeri 5 Kota Malang tampak berbeda pada Jumat (17/7/2026). Bukan hanya karena hadirnya para petugas konservasi, tetapi juga karena siswa berkesempatan belajar langsung tentang kawasan konservasi dan berinteraksi dengan satwa liar dalam suasana edukatif.
Balai Besar KSDA Jawa Timur melalui Resort Konservasi Wilayah (RKW) 17 Malang dan Pulau Sempu melaksanakan kegiatan Visit to School sebagai bagian dari upaya menanamkan kesadaran konservasi kepada generasi muda.
Sebanyak 36 siswa kelas XI bersama tiga guru pendamping mengikuti kegiatan yang menghadirkan tim edukasi dari BBKSDA Jawa Timur serta mitra dari Jawa Timur Park 2 (JTP2) Eco Active Park.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan kawasan konservasi yang dikelola BBKSDA Jawa Timur, pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi konservasi, serta upaya pelestarian satwa endemik dan non-endemik melalui pendekatan ex-situ. Kegiatan semakin menarik ketika tim JTP2 memperkenalkan beberapa satwa koleksinya secara interaktif sehingga peserta dapat mengenal lebih dekat karakter dan peran satwa dalam ekosistem.
Suasana diskusi berlangsung aktif. Para siswa antusias mengajukan pertanyaan seputar satwa liar, pengelolaan kawasan konservasi, hingga peluang berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan cendera mata kepada peserta yang aktif berdiskusi.
Di akhir kegiatan, para siswa juga memperoleh kesempatan berfoto bersama satwa edukasi yang dibawa tim JTP2. Momen tersebut menjadi pengalaman yang melengkapi materi yang telah disampaikan di dalam kelas.
Guru pendamping menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Visit to School karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus memperluas wawasan peserta didik mengenai pentingnya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem.
Program Visit to School menjadi salah satu bentuk komitmen BBKSDA Jawa Timur dalam memperluas edukasi konservasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan dan mitra konservasi, diharapkan semakin banyak pelajar yang memahami bahwa menjaga keanekaragaman hayati bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.
Sebab, membangun kepedulian terhadap alam tidak selalu harus dimulai dari dalam hutan. Kadang, langkah pertama justru lahir dari sebuah ruang kelas yang membuka cara pandang baru terhadap pentingnya menjaga warisan hayati Indonesia.
Penulis : Fajar Dwi Nur Aji - PEH Ahli Muda
Editor : Agus Irwanto
Sumber : Bidang KSDA Wilayah III Jember
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!



