
Anis, Sang Pendamping Pendaki Di Argopuro
Siapa yang sering mendaki gunung? Mungkin sudah tak asing dengan burung satu ini saat mendaki gunung. Ya, ia menjadi pendamping atau penunjuk arah saat menuju puncak. Pun sudah terkenal diantara para
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #jawa(36 artikel ditemukan)

Siapa yang sering mendaki gunung? Mungkin sudah tak asing dengan burung satu ini saat mendaki gunung. Ya, ia menjadi pendamping atau penunjuk arah saat menuju puncak. Pun sudah terkenal diantara para

Senin pagi, 9 April 2018, Seksi Konservasi Wilayah I melaksanakan kegiatan sosialisasi batas kawasan Cagar Alam Besowo Gadungan di Balai Desa Besowo. Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa pemang

Melalui Surat Edaran Nomor : SE.03/K2/BIDTEK.1/KSA/3/2018 tanggal 23 Maret 2018, Taman Wisata Alam Kawah Ijen ditutup untuk kunjungan wisata. Penutupan ini dilakukan hingga batas waktu yang belum

Masyarakat Mitra Pohut (MMP) Balai Besar KSDA Jawa Timur melaporkan bahwa telah menemukan dua buah sarang Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea abbotti) di Pulau Masakambing. Sarang baru ter

Pemberitaan di media sosial menjadi pokok pembahasan terakhir pada hari kedua kegiatan Evaluasi Pelaksanaan DIPA 2018 dan Pelatihan Jurnalistik, di Swiss Bellin Hotel, 14 maret 2018. Salah satu pemat

Adalah Syaiful, warga Desa Tambakasri - Tajinan, Kabupaten Malang, yang tertangkap tangan sedang melakukan transaksi jual beli satwa liar yang dilindungi di Pasar Bunga, Burung dan Ikan Hias Splendid

Dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia untuk mendukung kegiatan pelepasliaran Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), diadakan in house training di Kantor Balai Besar KSDA Jawa Timur, 23 Agustus 2017

[caption id="attachment_3766" align="aligncenter" width="900"] Lutung jawa adalah jenis monyet pemakan daun, yang banyak tersebar di Pulau Jawa dan sedikit populasi di pulau-pulau kecil sekitarnya. Fo

[caption id="attachment_3612" align="aligncenter" width="684"] lustrasi badak jawa di abad ke-19. Spesies ini terus mengalami penurunan jumlah di alam liar. Foto: Biodiversity Heritage Library[/captio