
Gunung Baung Ditutup Untuk Wisata
Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Baung, yang lebih dikenal dengan Coban Baung, mulai tanggal 8 Agustus 2017 ditutup untuk kunjungan wisata. Ini seperti termaktub dalam Surat Edaran Kepala Balai
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.

Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Baung, yang lebih dikenal dengan Coban Baung, mulai tanggal 8 Agustus 2017 ditutup untuk kunjungan wisata. Ini seperti termaktub dalam Surat Edaran Kepala Balai

Beberapa waktu yang lalu Kabupaten Lumajang dihebohkan dengan berita-berita terkait ditemukannya Rafflesia arnoldi. Itu semua bermula saat adanya Kelompok Pecinta Alam (KPA) yang mengetahui keberadaa

Rusa Bawean (Axis kuhlii) yang menjadi 1 dari 4 satwa prioritas terancam punah yang menjadi tugas Balai Besar KSDA Jawa Timur (BBKSDA Jatim) untuk meningkatkan populasinya di alam sebanyak 10% pada 2

Kembali, tahun 2017 ini Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) akan melaksanakan kegiatan konservasi Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) berupa Pelepasliaran Elang Jawa. Tahun i

Diretur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Ir. Wiratno, M.Sc, menyempatkan hadir dan berdialog dengan segenap pejabat dan staf di Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Al

[caption id="attachment_3859" align="aligncenter" width="948"] Foto : M. Irsan Lubis, Polisi Kehutanan[/caption] Seekor Gajah Sumatera (Elephant maximus sumatranus) lahir di Lembaga Konservasi Jatim P

Mulai bulan Agustus, PT. Kanz Capital akan segera memulai pekerjaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Baung. Menurut Bambang Subandi dalam prese

Saat ini media sosial menjadi salah satu cara untuk berkomunikasi dan menyampaikan berbagai informasi, tak terkecuali mengenai konservasi tumbuhan dan satwa liar. Melalui akun twitter-nya @bbksdajati

[caption id="attachment_3849" align="aligncenter" width="900"] Sesungguhnya, kukang bukan satwa peliharaan untuk diperdagangkan. Hidup kukang di hutan. Foto: IAR Indonesia[/caption] Sebanyak 7 individ