
Anggrek di Kanopi Bawean
Kabut pagi menggantung di lereng Gunung Besar ketika tim patroli berhenti dan mendongak. Di antara cabang-cabang tua yang dilapisi lumut, anggrek liar bergelayut, tenang, nyaris tak terlihat dari lant
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: di kategori Artikel(311 artikel ditemukan)

Kabut pagi menggantung di lereng Gunung Besar ketika tim patroli berhenti dan mendongak. Di antara cabang-cabang tua yang dilapisi lumut, anggrek liar bergelayut, tenang, nyaris tak terlihat dari lant

Sidoarjo, 18 Februari 2026. Tahun Baru Imlek menjadi penanda penting dalam perjalanan waktu menurut penanggalan lunar. Dalam perhitungan Kongzili, tahun ini memasuki tahun 2577, yang dimulai pada 17 F

Sidoarjo, 9 Februari 2026. Menandai Hari Pers Nasional dengan sebuah simbol yang sunyi namun sarat makna yaitu Badak Jawa. Satwa endemik yang langka ini tidak hadir sebagai ornamen, melainkan sebagai

Sidoarjo, 3 Februari 2026. Lahan basah di Jawa Timur bukan sekadar bentang alam berair yang membentang di pesisir, rawa, muara sungai, dan dataran banjir. Ia adalah ruang hidup bagi ribuan spesies tum

Sidoarjo, 29 Januari 2026. Perubahan di dunia konservasi sering kali tidak datang dengan peringatan. Ia hadir perlahan, lewat peta kerja yang diperbarui, lewat batas wilayah resort yang disesuaikan, l

Sidoarjo, 28 Januari 2026. Pemantauan burung air kembali digelar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Tahun ini, Asian Waterbird Census (AWC) 2026 resmi dimulai sebagai bagian dari komitmen

Kediri, 22 Januari 2026. Dibawah rimbun tajuk alas simpenan yang rapat, tumbuh subur sebuah jenis anggrek tanah yang memenuhi lantai hutan. Daunnya yang lebar memiliki warna hijau muda hingga hijau tu

Bawean, 9 Januari 2026. Di Pulau Bawean, hutan, ladang, dan pemukiman berdiri berdekatan, seolah menyatu tanpa batas. Pada ruang perjumpaan itulah babi kutil sering terlihat, menghadirkan relasi yang

Sidoarjo, 5 Januari 2025. Di banyak sudut Jawa Timur, alam masih bekerja tanpa suara, pepohonan menjaga air, mangrove menahan abrasi, dan satwa liar bergerak menjaga keseimbangan ekosistem. Namun, di