
Kerusakan Alam Selama Ini Tak Pernah Dihitung?
Banyuwangi, 23 April 2026. Setiap tahun, laporan tentang kerusakan mangrove, padang lamun, dan terumbu karang terus bertambah. Luas kerusakan dicatat. Penyebab diidentifikasi. Dampak ekologis dijelask
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #alam(10 artikel ditemukan)

Banyuwangi, 23 April 2026. Setiap tahun, laporan tentang kerusakan mangrove, padang lamun, dan terumbu karang terus bertambah. Luas kerusakan dicatat. Penyebab diidentifikasi. Dampak ekologis dijelask

Sidoarjo - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur memastikan bahwa pelaksanaan tugas konservasi tetap berjalan optimal selama masa libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Nyepi

Sidoarjo, 2 Januari 2026. Di tengah cuaca yang semakin tidak menentu, hujan yang datang terlambat, suhu yang naik perlahan namun pasti, dan hutan-hutan Jawa Timur berdiri seperti cermin. Ia memantulka

Denyut Pasar Burung Pahlawan Sumenep berjalan seperti biasa. Kicau burung bersahutan, pedagang membuka lapak, pembeli datang silih berganti. Namun di balik hiruk-pikuk perdagangan, hadir upaya terukur

Empat hari setelah hujan terakhir membasahi Pulau Bawean, langit akhirnya cerah. Di antara pepohonan yang masih basah oleh embun, udara terasa segar dan tenang. Pagi itu, 24 Oktober 2025, tim gabunga

Upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya konservasi sumber daya alam hayati kembali digelorakan. Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama mitra Jaga Satwa Indonesia (JSI) menggelar kegiatan So

Sebanyak 24 siswa sekolah dasar melakukan Outing di Taman Wisata Alam Gunung Baung. Mereka berasal dari Sekolah Alam Mahira, Bengkulu. Didampingi oleh 6 orang gurunya, mereka tiba di Gunung Baung, Pas

Sebanyak 40 peserta mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar Pemandu Wisata di Hotel Santika – Banyuwangi, 28 -29 Agustus 2019. Para peserta diklat berasal dari Desa Tamansari – Banyuwangi dan Desa Bade

Nampak kesibukan yang tidak biasa di aula Balai Desa Gondowido, 9 Oktober 2018. Hadir wajah-wajah ceria anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) “Picis Makmur” Desa Gondowido, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Po