
Eksplorasi Pulau Terluar Indonesia III
Robert Fernando dan Monica Galuh, keduanya mahasiswa Fakultas Tekno Biologi Universitas Atmajaya Yogyakarta yang tergabung dalam Kelompok Studi Biologi (KSB), mempresentasikan kegiatan Eksplorasi Pul
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #conservation(838 artikel ditemukan)

Robert Fernando dan Monica Galuh, keduanya mahasiswa Fakultas Tekno Biologi Universitas Atmajaya Yogyakarta yang tergabung dalam Kelompok Studi Biologi (KSB), mempresentasikan kegiatan Eksplorasi Pul

[caption id="attachment_3810" align="aligncenter" width="907"] Foto Laporan Kegitan Milik Kelompok Studi Biologi, Fakultas Tekno Biologi, Univ. Atmajaya Yogyakarta[/caption] Kelompok Studi Biologi (KS

Bermula dari kegiatan seminar fungsional beberapa waktu lalu dengan salah satu materinya adalah Pengelolaan Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua Shulpurea abbotti) di Pulau Masakambing. Kesimpulan da

Klasifikasi perlindungan satwa liar hingga kini telah dikembangkan oleh beberapa pihak baik nasional maupun international. Untuk level internasional, daftar spesies dilindungi dikeluarkan oleh CITES d

[caption id="attachment_3793" align="aligncenter" width="487"] Kawasan Ekosistem Esensial Teluk Pangpang[/caption] Upaya pengelolaan ekosistem esensial menjadi salah satu perhatian dalam isu pembangun

[caption id="attachment_3790" align="aligncenter" width="417"] Pos Jaga Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang[/caption] Desa Bermi merupakan desa yang menjadi gerbang masuk jalur pendakian gunung Argop

Jerapah, mamalia darat tertinggi di dunia, kini terancam punah karena populasinya anjlok hampir 40 persen secara global dalam 30 tahun terakhir. Angkanya menurun drastis dari sekitar 155.000 ekor pa

Pulau Masakambing, pulau kecil seluas 779,10 Ha terletak di sebelah utara Pulau Masalembu. Di pulau yang didominasi oleh ladang masyarakat, semak belukar, dan mangrove ini merupakan habitat bagi Kaka

Balai Besar KSDA Jawa Timur (BBKSDA Jatim) kembali menerima penyerahan beberapa satwa liar yang dilindungi pada 4 Mei 2017 yang lalu melalui Resort Konservasi Wilayah 01 Kediri. Adalah Puthut Susilo