
Telur Ayam dari Tepi Cagar Alam Gunung Abang
Kedungpengaron, sebuah desa penyangga kawasan Cagar Alam Gunung Abang, Pasuruan. Tak banyak orang mengetahui mengenai desa ini. Desa yang berada di tepi hutan, miskin, dan sebagian besar penduduknya h
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #indonesia(301 artikel ditemukan)

Kedungpengaron, sebuah desa penyangga kawasan Cagar Alam Gunung Abang, Pasuruan. Tak banyak orang mengetahui mengenai desa ini. Desa yang berada di tepi hutan, miskin, dan sebagian besar penduduknya h

Sebanyak 163 satwa dari berbagai jenis berhasil digagalkan penyelundupannya di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya melaksanakan kegiatan pengawasan lalu

Tim Bird Strike Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama PT. Angkasa Pura I Bandara Juanda, ATGC. RC. Fakultas Biologi Universitas Airlangga, dan Otorita Bandara Juanda membahas finalisasi rekomendasi peng

Tim Resort Konservasi Wilayah (RKW) 16 Jember melaksanakan koordinasi dengan Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, terkait kemungkinan adanya penularan penyakit (zoonosis) rabies yang

Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama Jaring Satwa Indonesia (JSI) berhasil menangkap 21 ekor Monyet-ekor panjang, MEP (Macaca fascicularis) di Lapangan Udara (Lanud) Iswahjudi - Magetan, 4 Desember 202

Sebanyak 4 ekor Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) dilepasliarkan oleh Balai Besar KSDA Jatim bersama Pusat Rehabilitasi Lutung Jawa (The Aspinall Foundation-Indonesia Program/TAF-IP) di Cagar Alam

Seksi Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah IV melepasliarkan seekor Kucing kuwuk atau Kucing hutan (Prionailurus bengalensis) di BKPH Madura Timur, Sumenep, 2 November 2023. Satwa berjenis kelamin jant

Kebakaran hutan melanda Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang terletak di 4 kabupaten, masing-masing Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jember dan Kabupaten Bondowoso. Untuk

Selama lebih dari satu abad, Katak Pohon Mutiara (Nyctixalus margaritifer) dari Gunung Wilis, Hindia (Jawa), tak terlihat. Informasi sebaran sebelumnya hanya mencakup Jawa Barat dan Jawa Tengah. Namun