
Penandaan Spesimen Bulu Merak
Pernah melihat Barongan Dadak Merak pada atraksi Reog Ponorogo? Salah satu bahan berupa bulu Merak. Jangan membayangkan jika bulu merak pada Barongan Reog itu diperoleh dari mencabuti bulu-bulu pada
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #menlhk(167 artikel ditemukan)

Pernah melihat Barongan Dadak Merak pada atraksi Reog Ponorogo? Salah satu bahan berupa bulu Merak. Jangan membayangkan jika bulu merak pada Barongan Reog itu diperoleh dari mencabuti bulu-bulu pada

[caption id="attachment_4427" align="aligncenter" width="850"] Sumber : Google[/caption] Sederet jenis burung seperti Cucak Rowo (Pycnonotus zeylanicus) dan Cucak Hijau (Chloropsis sonnerati ) telah

Cagar Alam (CA) Gunung Sigogor sebagai kawasan konservasi di wilayah Balai Besar KSDA Jawa Timur telah ditetapkan sejak September 1936 memiliki banyak kekayaan dan rahasia yang belum terungkap. Salah

Siapa yang sering mendaki gunung? Mungkin sudah tak asing dengan burung satu ini saat mendaki gunung. Ya, ia menjadi pendamping atau penunjuk arah saat menuju puncak. Pun sudah terkenal diantara para

Sebanyak 10 staf dan pimpinan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Nusa Tenggara Barat melakukan kunjungan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, 17 Juli 2018. Kunjungan tersebut

[caption id="attachment_4404" align="aligncenter" width="763"] ilustrasi janin kijang (google.co.id)[/caption] Seorang oknum PNS guru SD di Jegu Blitar menawarkan janin Kijang di beberapa grup jual be

Sebanyak 8 ekor Kasuari Gelambir Ganda (Casuarius casuarius) yang berada di kandang transit milik Balai Besar KSDA Jawa Timur, siap direlease ke habitat asalnya. Kedelapan Kasuari tersebut hasil oper

Hingga usai lebaran sudah kemana saja? Belum kemana-mana? Nah, mumpung liburan masih panjang, bagaimana kalau kita menepi ke sebuah tempat bernama Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang, atau lebih dik

Setelah berhasil mengembangbiakkan Gajah Sumatera dan Orangutan Kalimantan pada Juli 2017 yang lalu, Lembaga Konservasi PT. Bunga Wangsa Sejati berhasil lagi dalam mengembangbiakkan salah satu jenis