
Anggrek Hantu dari Cagar Alam Pulau Sempu
Malang, 4 Oktober 2025. Pulau Sempu kembali menyingkap misteri alamnya. Di hutan lembap Pantai Tanjung, Cagar Alam Pulau Sempu, sebuah sosok mungil yang nyaris tak terlihat manusia akhirnya terungkap.
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: di kategori Artikel(319 artikel ditemukan)

Malang, 4 Oktober 2025. Pulau Sempu kembali menyingkap misteri alamnya. Di hutan lembap Pantai Tanjung, Cagar Alam Pulau Sempu, sebuah sosok mungil yang nyaris tak terlihat manusia akhirnya terungkap.

Malang, 3 Oktober 2025. Di balik rawa-rawa yang tenang dan jernih airnya tertahan hujan, tim survei lima taksa jenis Lutung Jawa dari Balai Besar KSDA Jawa Timur menemukan kejutan, lompatan-lompatan k

Pulau Sempu kembali menyingkapkan misterinya. Pada 2 Oktober 2025, tim survei Lima Taksa dari Balai Besar KSDA Jawa Timur yang tengah memantau populasi lutung Jawa (Trachypithecus auratus) justru mene

Di jantung rimba tropis Cagar Alam Pulau Sempu, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, sejarah baru tercatat. Tim Balai Besar KSDA Jawa Timur berhasil mendokumentasikan bung

Jumat sore, 27 September 2025, hutan Pulau Bawean menyimpan kejutan yang tak disangka. Tim Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama Yayasan Generasi Biologi Indonesia dan mahasiswa magang dari Program Stud

Siapa sangka, air yang mengalir dari hutan-hutan Pulau Bawean ternyata menyimpan nilai ekonomi fantastis: Rp6,8 miliar per tahun. Temuan ini terungkap dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Iz

Di tengah biru Laut Jawa, sekitar 150 kilometer dari daratan Gresik, disitulah Pulau Bawean, sebuah pulau kecil yang menyimpan harta tak ternilai. Bukan emas, bukan pula batu mulia, melainkan pengetah

Gresik, 29 September 2025. Balai Besar KSDA Jawa Timur melaksanakan kegiatan bioprospeksi di Suaka Margasatwa Pulau Bawean menjelang akhir September 2025. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi poten

Dalam waktu singkat, hanya satu minggu, Tiara Nathania bersama kedua rekannya menemukan dirinya berada di tengah perjumpaan yang jarang terjadi, menyatu dengan hutan, mendengar suara satwa liar, sekal