Blitar – Dengan slogan “Sehari Mengajar, Selamanya Cinta Lingkungan”, Rimbawan Mengajar kembali digelar di wilayah kerja Seksi Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah (SKW) I Kediri. Kali ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah Dermojayan, Kabupaten Blitar (02/04/2026).
Beberapa bulan sebelumnya, petugas Resort Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah (RKW) 02 Blitar telah melaksanakan koordinasi dengan Kepala MI Islamiyah Dermojayan. Koordinasi tersebut bertujuan memperkenalkan program Rimbawan Mengajar dan mengatur jadwal pelaksanaan kegiatan. Jadwal yang disepakati adalah minggu pertama setelah lebaran.
Kegiatan diawali dengan memperkenalkan profil singkat dan tugas pokok Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur. Perkenalan tersebut disampaikan Ruky Umaya, Kepala SKW I Kediri kepada 85 siswa yang hadir. Ruky Umaya memperkenalkan tugas-tugas yang mulia di bidang kehutanan dan mengajak para siswa kelas 4, 5, dan 6 untuk bersama-sama ikut menjaga lingkungan dan keanekaragaman hayati disekitar mereka.
Materi pembelajaran disampaikan oleh Tim Rimbawan Mengajar, yaitu Siti Nurlaili (PEH), Kiswanto (PEH), Ardiansyah (Polhut), dan Akhmad David (Polhut). Yakni pengenalan profesi dan tugas pejabat fungsional Polisi Kehutanan (Polhut), Pengendali Ekosistem Hutan (PEH), dan Penyuluh Kehutanan.
Ketiga profesi tersebut menjadi cerminan dari tiga pilar pengelolaan kawasan konservasi, yaitu perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan. Selain itu juga disampaikan mengenai kehutanan secara umum, keanekaragaman hayati, rantai makanan, dan perlindungan satwa liar.
Tim Rimbawan Mengajar juga mengundang Perum Perhutani dari KPH Blitar untuk memberikan materi edukasi kehutanan dan mengenalkan profesi kehutanan lainnya. Budi, Polisi Kehutanan KPH Blitar, menyampaikan tugas-tugas dari instansinya, diantaranya menjaga kawasan dari kebakaran, perburuan liar, penggembalaan liar, dan kegiatan lainnya yang dapat merusak ekosistem hutan.
Para siswa semakin bersemangat saat diberikan sesi praktikum dan diskusi sederhana. Praktikum yang diberikan berupa peragaan proses terjadinya banjir, pembuatan rantai makanan, dan membuat ulasan dari film pendek animasi tentang kehidupan burung sebelum dan sesudah diburu dan diperdagangkan.
Saat sesi diskusi, para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan menjawab kuis dari pemateri. Siswa yang aktif bertanya dan menjawab pertanyaan akan diberikan hadiah yang menarik.
Kepala MI Islamiyah Dermojayan dan para guru pendamping memberikan apresiasi atas program Rimbawan Mengajar BBKSDA Jawa Timur. Mereka berharap agar program pendidikan lingkungan sejak dini tersebut dapat dilaksanakan kembali di sekolahan mereka dengan target siswa kelas 1, 2, dan 3. Harapan tersebut disambut baik oleh Kepala SKW I Kediri dan akan membuat jadwal Rimbawan Mengajar selanjutnya.
Penulis : Akhmad David Kurnia Putra dan Ardiansyah, Polisi Kehutanan pada SKW I Kediri
Editor : Agus Irwanto