Monyet Penyerahan Warga Kabunan, Dievakuasi Damkar Bojonegoro, Dirawat Unit Penyelamatan Satwa BBKSDA Jatim

Share

Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan melalui kolaborasi lintas pihak di Jawa Timur. Pada Selasa, 20 Januari 2026, Balai Besar KSDA Jawa Timur menerima seekor Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) betina dewasa, yang sebelumnya merupakan hasil penyerahan masyarakat dari Desa Kabunan, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Satwa tersebut kemudian diserahkan oleh Tim Matawali Seksi KSDA Wilayah II Bojonegoro untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di Unit Penyelamatan Satwa / Wildlife Rescue Unit (WRU) BBKSDA Jawa Timur di Sidoarjo.

Sebelumnya, Monyet Ekor Panjang tersebut dievakuasi langsung oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, menyusul laporan dan penyerahan dari warga. Setelah proses evakuasi, satwa diserahkan kepada Kantor SKW II Bojonegoro untuk penanganan awal dan pendokumentasian administrasi sesuai prosedur.

Perjumpaan antara satwa liar dan manusia merupakan fenomena yang dapat terjadi di berbagai wilayah, terutama ketika ruang jelajah satwa beririsan dengan aktivitas manusia. Dalam kondisi tertentu, situasi ini berpotensi menimbulkan gangguan keselamatan, baik bagi masyarakat maupun bagi satwa itu sendiri.

Itu sebabnya, penanganan yang tepat menjadi kunci, bukan sekadar memindahkan satwa dari satu lokasi ke lokasi lain, melainkan memastikan bahwa satwa mendapatkan perawatan, pemantauan kesehatan, dan penanganan kesejahteraan yang sesuai.

Setelah diserahkan dan dipindahkan dari kandang transit SKW II Bojonegoro, Monyet Ekor Panjang tersebut kemudian ditempatkan di kandang perawatan BBKSDA Jawa Timur untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Di fasilitas penyelamatan satwa, setiap individu yang masuk akan melalui tahapan penanganan sesuai kebutuhan, termasuk pemantauan kondisi fisik, upaya menjaga satwa tetap tenang, serta perawatan yang mendukung proses pemulihan. Langkah ini penting untuk memastikan satwa berada dalam kondisi stabil sebelum keputusan lanjutan ditetapkan berdasarkan hasil pengamatan petugas.

BBKSDA Jawa Timur mengapresiasi peran masyarakat yang memilih jalur pelaporan dan penyerahan, serta dukungan pihak yang bergerak cepat dalam proses evakuasi. Penyelamatan satwa liar merupakan kerja bersama yang membutuhkan kesadaran kolektif: bahwa satwa liar bukan untuk dipelihara, dan setiap penanganan perlu dilakukan secara aman, manusiawi, serta sesuai ketentuan.

Dalam konteks konservasi, penyelamatan seperti ini adalah pengingat bahwa menjaga alam bukan hanya tentang kawasan yang jauh dari permukiman, tetapi juga tentang keputusan sehari-hari ketika satwa liar hadir di dekat kita, dan bagaimana manusia memilih untuk bertindak.

Penulis : Fajar Dwi Nur Aji – PEH Ahli Muda BBKSDA Jatim
Editor : Agus Irwanto
Sumber : Bidang KSDA Wilayah I Madiun