Lutung Jawa Diserahkan ke Damkar Ngawi, BBKSDA Jatim Lakukan Evakuasi Cepat
Ngawi – Seekor Lutung Jawa betina diamankan di Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngawi setelah diserahkan oleh warga, Rabu, 29 April 2026. Satwa dilindungi tersebut kemudian dievakuasi oleh tim Balai Besar KSDA Jawa Timur melalui Tim Matawali RKW 04 – Seksi KSDA Wilayah II Bojonegoro.
Informasi keberadaan lutung itu pertama kali diterima Tim Matawali dari laporan petugas Damkar Ngawi. Pihak Damkar menyampaikan bahwa satwa tersebut merupakan hasil penyerahan masyarakat dan meminta agar segera ditangani oleh otoritas konservasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Matawali bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses pengamanan dilakukan guna mencegah stres pada satwa sekaligus menghindari risiko interaksi langsung dengan manusia. Setelah itu, lutung tersebut langsung dievakuasi oleh tim Unit Penyelamatan Satwa (UPS) BBKSDA Jawa Timur, yang saat itu tengah berada di wilayah Madiun dalam rangka kegiatan evakuasi satwa lainnya.
Penanganan cepat diperlukan mengingat lutung merupakan satwa liar yang rentan mengalami tekanan saat berada di luar habitat alaminya. Selain itu, statusnya sebagai satwa dilindungi menuntut adanya penanganan sesuai prosedur konservasi yang berlaku.
Peristiwa ini kembali menunjukkan masih adanya interaksi antara manusia dan satwa liar di luar habitatnya. Dalam banyak kasus, kondisi tersebut berkaitan dengan penyempitan ruang hidup satwa atau praktik pemeliharaan yang tidak sesuai ketentuan.
Himbauan kepada masyarakat untuk tidak memelihara maupun memperjualbelikan satwa liar, terus digencarkan, khususnya yang berasal dari alam. Penyerahan sukarela seperti yang terjadi di Ngawi dinilai sebagai langkah positif dalam mendukung upaya perlindungan keanekaragaman hayati.
Saat ini, lutung tersebut berada dalam penanganan tim UPS untuk observasi lebih lanjut sebelum ditentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan pelepasliaran ke habitat yang sesuai.
Penulis : Fajar Dwi Nur Aji – PEH Ahli Muda
Editor : Agus Irwanto
Sumber : Bidang KSDA Wilayah I Madiun