Berita

Mahasiswa Unair Bedah Strategi Pengelolaan Cagar Alam Pulau Sempu

Malang – Sebanyak 30 mahasiswa Program Studi S1 Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga mengikuti praktikum lapang di kawasan Cagar Alam Pulau Sempu, Senin, 27 April 2026. Bertempat di Pos 1 CMC Clungup, Dusun Sendang Biru, Kabupaten Malang, kegiatan ini difokuskan pada pemahaman strategi pengelolaan kawasan konservasi yang selama ini dijalankan Balai Besar KSDA Jawa Timur.

Bertindak sebagai narasumber adalah Tim dari Resort Konservasi Wilayah (RKW) 18 Malang Raya yang diwakili oleh Mamik Nugroho, Agus Wanto, S.Hut., dan Naufal Zuhdi Alfaraz. Mereka memaparkan materi yang mencakup sejarah penetapan kawasan, dasar hukum, serta potensi sumber daya alam di dalam kawasan, baik biotik maupun abiotik. Selain itu, disampaikan pula kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat penyangga yang turut memengaruhi pengelolaan kawasan.

Dalam paparannya, disoroti tentang regulasi terbaru serta tantangan aktual yang dihadapi dalam pengelolaan Cagar Alam Pulau Sempu. Tantangan tersebut tidak hanya berasal dari faktor internal kawasan, tetapi juga tekanan eksternal, termasuk aktivitas masyarakat di sekitar kawasan.

Diskusi berlangsung interaktif. Mahasiswa banyak mengajukan pertanyaan terkait keberadaan satwa endemik serta dinamika respons masyarakat Sendang Biru terhadap status perlindungan kawasan. Beberapa pertanyaan juga menyinggung potensi konflik kepentingan antara konservasi dan kebutuhan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini penting sebagai bagian dari upaya edukasi konservasi kepada generasi muda. Namun demikian, peningkatan komunikasi dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar kawasan dinilai masih perlu diperkuat untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan kawasan ke depan.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menjembatani pemahaman antara dunia akademik dan praktik lapangan dalam pengelolaan kawasan konservasi.

Penulis : Fajar Dwi Nur Aji – PEH Ahli Muda
Editor : Agus Irwanto
Sumber : Bidang KSDA Wilayah III Jember