
Rimbawan Mengajar Kembali Menyapa
Rimbawan mengajar yang dilaksanakan oleh Seksi KSDA Wilayah I kembali digelar, kali mereka menyapa para murid SDN Mojoroto 3, Kota Kediri 1 November 2024. Kali ini tim turut mengundang WWI (Wild Water
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #satwa-liar(694 artikel ditemukan)

Rimbawan mengajar yang dilaksanakan oleh Seksi KSDA Wilayah I kembali digelar, kali mereka menyapa para murid SDN Mojoroto 3, Kota Kediri 1 November 2024. Kali ini tim turut mengundang WWI (Wild Water

Adalah Bella, Sarah, Tejo, Supri, dan Yudi, 5 ekor Lutung Budeng (Trachypithecus auratus) yang dilepasliarkan pihak Balai Besar KSDA Jawa Timur beserta Javan Langur Centre - The Aspinall Foundation In

Hingga Oktober di tahun 2024 ini, Seksi KSDA Wilayah I Kediri telah melakukan 9 kali evakuasi satwa Buaya, 8 diantaranya berjenis Buaya Muara (Crocodylus porosus) dan seekor lagi Buaya Sinyulong (Tomi

Balai Besar KSDA Jawa Timur melalui Seksi KSDA Wilayah IV melaksanakan kegiatan pembinaan habitat dan monitoring populasi Kakatua jambul-kuning (KJK) pada 28 September hingga 5 Oktober 2024 di Pulau M

Bersama masyarakat sekitar, Balai Besar KSDA Jawa Timur dan Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC) melepasliarkan 596 ekor tukik kembali ke laut lepas, 5 Oktober 2024. Adapun jenis tukik yang dilepa

Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur melakukan pencegahan perdagangan satwa liar dilindungi secara illegal di Pelabuhan Tanjung Perak – Sura

Munculnya Buaya di Sungai Bengawan Solo yang terekam oleh kamera warga, sempat beredar di lini sebuah media massa lokal. Buaya tersebut tampak sedang memakan seekor ayam di pinggir sungai yang terleta

Seorang warga Carangwulung, Kec. Wonosalam, Kab. Jombang bernama Agus Umam, menyerahkan 3 ekor Merak Hijau (Pavo muticus) ke Seksi KSDA Wilayah I Kediri, 23 Agustus 2024. Agus Umam selaku staff dari W

Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur, melepasliarkan 275 ekor burung Madu pengantin (Leptocoma sperata) hasil pencegahan penyelundupan satwa.