
Evakuasi Trenggiling di Kediri
MATAWALI atau Penyelamatan Satwa Liar Ilegal Melalui Kolaborasi Multi Pihak merupakan program penyelamatan satwa liar dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur. Program ini tela
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #satwa-liar(694 artikel ditemukan)

MATAWALI atau Penyelamatan Satwa Liar Ilegal Melalui Kolaborasi Multi Pihak merupakan program penyelamatan satwa liar dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur. Program ini tela

Berawal dari penyerahan seekor ular Sanca kembang (Malayopython reticulatus) dari Pemadam Kebakaran, Kab. Pamekasan pada 3 Januari 2025. Kondisi satwa saat diterima terlihat sehat, masih liar, dengan

Reog Ponorogo, tarian legendaris dengan topeng meraknya yang megah, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Jawa Timur. Asal-usulnya masih menjadi misteri, namun banyak versi cerita yang berk

Bawean, 27 November 2024 – Tim Rescue Seksi KSDA Wilayah III, Balai Besar KSDA Jawa Timur, mengevakuasi seekor Elang-ular bido Bawean (Spilornis cheela baweanus), 27 November 2024. Satwa endemik Bawea

Tim Seksi KSDA Wilayah III Surabaya berhasil menggagalkan penyelundupan 450 ekor burung tidak dilindungi undang-undang di Pelabuhan Laut Tanjung Perak Surabaya, 4 Desember 2024. Menurut informasi dari

Resort Konservasi Wilayah (RKW) 08 Bandara Juanda bersama Tim penyelamatan satwa BBKSDA Jatim (Wildlife Rescue Unit / WRU), dan Airport Safety Bandara Juanda melaksanakan Wildlife Hazard Management da

Yulianti, warga Desa Plumpang, Kec Plumpang, Kabupaten Tuban menyerahkan secara sukarela 3 ekor Kucing Kuwuk (Prionailurus bengalensis) ke Seksi KSDA Wilayah II – Bojonegoro, 25 November 2024. Kucing

Balai Besar KSDA Jawa Timur melakukan translokasi satwa liar dilindungi jenis Komodo (Varanus komodoensis) ke Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur, 18 November 2024. Satwa tersebut merupakan hasil pen

Gegara perjumpaan yang tak sengaja pada 12 November yang lalu, akhirnya om dave bersama tim Seksi KSDA Wilayah I Kediri benar-benar “nyanggong” burung ini pada sebuah area persawahan luas di Tulungagu