
Identifikasi Potensi Ekosistem Esensial
[caption id="attachment_3793" align="aligncenter" width="487"] Kawasan Ekosistem Esensial Teluk Pangpang[/caption] Upaya pengelolaan ekosistem esensial menjadi salah satu perhatian dalam isu pembangun
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #bbksdajatim(542 artikel ditemukan)

[caption id="attachment_3793" align="aligncenter" width="487"] Kawasan Ekosistem Esensial Teluk Pangpang[/caption] Upaya pengelolaan ekosistem esensial menjadi salah satu perhatian dalam isu pembangun

[caption id="attachment_3790" align="aligncenter" width="417"] Pos Jaga Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang[/caption] Desa Bermi merupakan desa yang menjadi gerbang masuk jalur pendakian gunung Argop

Pulau Masakambing, pulau kecil seluas 779,10 Ha terletak di sebelah utara Pulau Masalembu. Di pulau yang didominasi oleh ladang masyarakat, semak belukar, dan mangrove ini merupakan habitat bagi Kaka

Bertempat di Kantor Seksi Konservasi Wilayah III Surabaya, Seminar Fungsional lingkup Kantor Wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Timur diadaka

Balai Besar KSDA Jawa Timur (BBKSDA Jatim) kembali menerima penyerahan beberapa satwa liar yang dilindungi pada 4 Mei 2017 yang lalu melalui Resort Konservasi Wilayah 01 Kediri. Adalah Puthut Susilo

Wilayah Indonesia berada pada posisi strategis, terletak di daerah tropis, diantara Benua Asia dan Australia, diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, serta dilalui garis katulistiwa, terdiri d

[caption id="attachment_3738" align="aligncenter" width="2560"] foto Dedi Setiawan[/caption] Cucak gunung (Pycnonotus bimaculatus) yang masuk dalam famili Pycnonotidae seringkali dijumpai di daerah pe

[caption id="attachment_3729" align="aligncenter" width="2560"] Sumpena, SP (Kepala SKW V Banyuwangi) bersama Drh. Agus Ngurah Krisna Kepakisan, M.Si (Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember)[/caption]

Sekitar 60 persen spesies primata terancam punah, sebagian besar karena aktivitas manusia menurut satu studi. "Sekarang sungguh saat-saat terakhir bagi banyak makhluk ini," kata profesor antropologi