
Dirjen Serahkan Izin Berburu di Jawa Timur
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Ir. Wiratno, M.Sc menyerahkan Surat Keputusan Dirjen KSDAE tentang Kuota Buru Babi Hutan (Sus scrofa) kepada Kepala Balai Besar KSDA Jawa
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #bbksdajatim(536 artikel ditemukan)

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Ir. Wiratno, M.Sc menyerahkan Surat Keputusan Dirjen KSDAE tentang Kuota Buru Babi Hutan (Sus scrofa) kepada Kepala Balai Besar KSDA Jawa

Video makhluk aneh yang diposting seorang warga Kebumen, Jawa Tengah, di Facebook, viral di dunia maya. Makhluk tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial, bahkan dibahas di berbagai media

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, Dr. Ir. Ayu Dewi Utari, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Resort Konservasi Wilayah 18 Kawah Ijen pada 24 Oktober 2017. Sebanyak 3 Orang pet

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur melakukan pembinaan pemanfaatan dan pengusahaan koral di Hotel Mahkota Plengkung Banyuwangi pada 23 Oktober 2017. Kegiatan tersebut dihadiri Direktu

Sisi lain dari perburuan dan perdagangan satwa terancam punah adalah sengkarutnya proses konservasi. Lugasnya upaya penyitaan dan penindakan terhadap kasus kejahatan satwa langka dilindungi, acapkali

Sebanyak enam ekor rusa bawean (Axis kuhlii) siap dilepasliarkan pada 5 November mendatang. Rusa-rusa tersebut berasal dari penangkaran rusa bawean yang berada di Pudakit, Pulau Bawean, dan lembaga k

“Haduh …. Bisa gempor nih, jalan bolak-balik terus,” celetuk Melina, salah seorang peserta yang bertindak selaku talen dalam pembuatan video. Pengambilan gambar memang perlu diambil berulang-ulang un

Melalui Surat Edaran Nomor: SE. 02 /K.2/BIDTEK.2/KSA/9/2017 Tentang Larangan Aktivitas Wisata Ke Cagar Alam Pulau Sempu, Balai Besar KSDA Jawa Timur (BBKSDA Jatim) kembali menegaskan kepada semua pih

Pelepasliaran Elang Jawa (Nisaetus bertelsi) bertujuan untuk meningkatkan konservasi secara jangka panjang pada spesies ini, agar kelak dapat berkiprah di habitat alamnya, selain itu sebagai konsekue