
Lagi, BBKSDA Jatim Lepasliarkan Elang Jawa
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur kembali melepasliarkan seekor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) di hutan produksi penyangga Cagar Alam Gunung Sigogor, Ngebel, Ponorogo, 20 November 201
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: di kategori Berita(1249 artikel ditemukan)

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur kembali melepasliarkan seekor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) di hutan produksi penyangga Cagar Alam Gunung Sigogor, Ngebel, Ponorogo, 20 November 201

Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. meresmikan penangkaran Rusa Timor dan Kijang di UB. Forest, 17 November 2019. Permesmian tersebut dalam rangka memperingati Hari Cinta Pus

Dua warga Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso ditetapkan menjadi tersangka pelaku pembakaran hutan lindung oleh Kepolisian Resort Bondowoso. Hal tersebut dijelaskan oleh Wakapolres Bondo

Balai Besar KSDA Jawa Timur (BBKSDA Jatim) akan berpartisipasi dalam Pameran Keanekaragaman Hayati Nusantara Expo 2019 pada 8 November hingga 8 Desember 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Dengan

Balai Besar KSDA Jawa Timur akan melepasliarkan Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) sebelum akhir bulan November 2019 ini. Hal ini diputuskan setelah presentasi Yayasan Konservasi Elang Indonesia (YKEI) ya

Kamis, 31 Oktober 2019, bertempat di Balai Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, telah dilaksanakan kegiatan studi komparasi pengelolaan ekosistem mangrove. Kegiatan tersebut dilaksanakan o

Kamis manis ini kantor Balai Besar KSDA Jawa Timur sedikit dihebohkan dengan kehadiran beberapa petugas berseragam coklat muda. Mereka terdiri dari beberapa dokter dan staf Kantor Kesehatan Pelabuhan

Selasa pagi, 29 Oktober 2019, Kodim 0809 Kediri melaksanakan kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) di sebelah timur Cagar Alam Manggis Gadungan. Tema yang diusung adalah "memberdayakan wilayah pertah

Belakangan kesibukan semakin bertambah pada petugas Resort Konservasi Wilayah (RKW) 21 Pulau Sempu, hal ini beriringan dengan mulai dipasangnya beberapa camera trap di cagar alam seluas 877 hektar itu