Gunung Ijen Turun Status
Akhirnya setelah sekian lama, Gunung Ijen turun statusnya dari Siaga (Level III) menjadi Waspada (Level II). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) – Badan Geologi melalui suratnya No
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: di kategori Berita(1187 artikel ditemukan)
Akhirnya setelah sekian lama, Gunung Ijen turun statusnya dari Siaga (Level III) menjadi Waspada (Level II). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) – Badan Geologi melalui suratnya No

Seekor Elang Bondol (Haliastur indus) jatuh di kampus Poltek Malang (13/8/2013), demikian berita yang disampaikan seorang supporter ProFauna Indonesia, Fitri Amalia, kepada petugas BBKSDA Jatim di RK

Koordinator Konservasi Gajah dan Harimau WWF Indonesia, Sunarto, mengatakan, Indonesia memerlukan lebih banyak polisi hutan dan teknisi kehutanan untuk mencegah kerusakan hutan. "Untuk mencegah keru

Kegiatan perburuan mengancam populasi ikan hiu dan pari manta di wilayah perairan Indonesia, yang sudah menurun dalam beberapa tahun terakhir, kata beberapa ahli dalam simposium nasional perlindungan

Sebuah buku tentang kakatua yang merupakan burung khas Indonesia dan Timor Leste diluncurkan hari Sabtu 20 Juli 2013 silam di Jakarta. Buku ini merupakan buku pertamadi Indonesia yang banyak membahas

Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, mengaku tak sanggup lagi merawat sejumlah satwa langka dan dilindungi yang saat ini menjadi koleksi taman rekreasi kota yang berada di kawasan balai kota. Kepala

Sehubungan dengan surat Sekretaris Direktorat Jenderal PHKA nomor : S.1422/Set-1/2013 tanggal 12 Juni 2013 tentang sosialisasi kebijakan penyesuaian subsidi bahan bakar minyak, bersama ini kami sampa

Posisi Indonesia yang terbentang antara benua Australia dan Asia Daratan di sisi utara, memiliki nilai penting dalam migrasi burung. Ilustrasi migrasi burung. (Thinkstockphoto) Indonesia merupakan k

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengklaim sebanyak 1.041 titik api telah berhasil dipadamkan dalam 21 hari operasi bencana kabut asap sebagai dampak kebakaran lahan dan hutan di Provinsi