
KKP Kembali Gagalkan Perdagangan Ilegal Pari Manta
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) kembali menggagalkan perdagangan illegal insang pari manta (Manta spp) di
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: di kategori Berita(1187 artikel ditemukan)

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) kembali menggagalkan perdagangan illegal insang pari manta (Manta spp) di

Walau berbagai pihak telah berupaya mencegah fenomena ini, nyatanya perdagangan satwa liar belum menunjukkan penurunan. Nampaknya perdagangan ilegal satwa dilindungi masih marak terjadi di Indonesi

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur tidak memberikan izin kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk menggelar acara Jazz Ijen di wilayah konservasi Taman Wisata Alam Gunung Ijen ya

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tahun ini yang jatuh setiap tanggal 5 November mengambil tema “Keanekaragaman Puspa dan Satwa Pesisir dan Laut untuk Ketahanan Pangan dan Pembangunan yan

Workshop Optimalisasi Pengelolaan Cagar Alam Pulau Sempu yang diadakan pada 27 hingga 28 Oktober 2014 ini memiliki maksud untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak dan stakeholders terkait penge

Menteri Lingkungan dan Kehutanan Kabinet Kerja 2014-2019, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc berharap agar peleburan antara Kementerian Kehutanan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dapat dilakukan de

Sebanyak 83 lembar kulit buaya diamankan pihak Resort Konservasi Wilayah (RKW) Bandara Juanda di areal gudang cargo sekitar pukul 12 siang, 23 Oktober 2014. Kulit-kulit buaya tersebut diangkut dari

7 Ekor buaya di Desa Gumukmas, Jember, diamankan pihak BKSDA bersama kepolisian setempat. Buaya-buaya itu kondisinya mengenaskan dan tempat penampungannya tidak layak. Buaya-buaya tersebut disimpan

Kebakaran hutan lindung dan hutan konservasi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo pada musim kemarau tahun ini terbilang cukup parah. Sedikitnya, 435 hektare hutan yang ditumbuhi berbagai