
Seru Sedap Evakuasi Buaya
Hingga Oktober di tahun 2024 ini, Seksi KSDA Wilayah I Kediri telah melakukan 9 kali evakuasi satwa Buaya, 8 diantaranya berjenis Buaya Muara (Crocodylus porosus) dan seekor lagi Buaya Sinyulong (Tomi
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: di kategori Artikel(311 artikel ditemukan)

Hingga Oktober di tahun 2024 ini, Seksi KSDA Wilayah I Kediri telah melakukan 9 kali evakuasi satwa Buaya, 8 diantaranya berjenis Buaya Muara (Crocodylus porosus) dan seekor lagi Buaya Sinyulong (Tomi

Tak lama memasuki cagar alam, tim patroli menjumpai sebuah ranting yang menarik perhatian. Selain daun, di ranting juga ada buah seperti melinjo, namun setelah dibuka dan dicicipi, rasa Pala langsung

Sebanyak 35 aktivis dan penggiat konservasi lingkungan dari Jombang, Kediri dan Tulungagung kompak menuju Rumah Jawa, sebuah resto berkonsep rumah tradisional dengan pemandangan pedesaan di Gurah, Ked

Saat ini seekor Komodo (Varanus komodoensis) tampak mendiami kandang transit WRU (Wildlife Rescue Unit) milik BBKSDA Jawa Timur. Berdasarkan hasil uji DNA yang dilakukan oleh Laboratorium Sistematika

Pendidikan lingkungan, terutama mengenalkan keanekaragaman hayati (kehati) pada anak usia dini sangat diperlukan, tujuannya agar mereka dapat memahami peran kehati bagi keseimbangan kehidupan. Nah, Vi

Balai Besar KSDA Jawa Timur menerima penyerahan seekor satwa liar jenis Penyu Hijau (Chelonia mydas) dari tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, 4 Februari 2024. Guna rencana ti

Kedungpengaron, sebuah desa penyangga kawasan Cagar Alam Gunung Abang, Pasuruan. Tak banyak orang mengetahui mengenai desa ini. Desa yang berada di tepi hutan, miskin, dan sebagian besar penduduknya h

Dipterocarpaceae merupakan sekelompok tumbuhan pantropis yang anggota-anggotanya banyak dimanfaatkan dalam bidang perkayuan. Suku ini praktis semuanya berupa pohon, yang biasanya sangat besar dengan k

Selama lebih dari satu abad, Katak Pohon Mutiara (Nyctixalus margaritifer) dari Gunung Wilis, Hindia (Jawa), tak terlihat. Informasi sebaran sebelumnya hanya mencakup Jawa Barat dan Jawa Tengah. Namun