Babak Kedua Penyelamatan Satwa Liar Dimulai

Agus Irwanto
Babak Kedua Penyelamatan Satwa Liar Dimulai

Bojonegoro - Penyelamatan satwa liar tidak berhenti ketika masyarakat menyerahkan satwa kepada petugas. Justru setelah itu, rangkaian penanganan yang lebih panjang dimulai untuk memastikan setiap individu memiliki peluang kembali hidup di habitat alaminya.

Pada Senin, 3 Agustus 2026, Tim Matawali Seksi KSDA Wilayah II Bojonegoro mengevakuasi tiga satwa liar menuju kandang transit Unit Penyelamatan Satwa (UPS) BBKSDA Jawa Timur di Sidoarjo. Ketiga satwa tersebut terdiri atas seekor Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) betina dewasa, seekor Elang Alap Jambul (Lophospiza trivirgata) dewasa, dan seekor Lutung Budeng (Trachypithecus auratus) betina dewasa.

Seluruh satwa merupakan hasil penyerahan sukarela masyarakat dari Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban. Proses evakuasi dilakukan bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban. 

Bagi publik, pemindahan satwa ke kandang transit mungkin tampak sebagai akhir dari sebuah penyelamatan. Padahal, tahapan tersebut justru menjadi pintu masuk menuju proses rehabilitasi. Di fasilitas UPS, setiap satwa menjalani pemeriksaan kesehatan, observasi perilaku, pemulihan kondisi fisik, hingga penilaian kelayakan sebelum diputuskan langkah konservasi berikutnya.

Dalam praktik konservasi, penyerahan sukarela memiliki arti penting. Selain mengurangi risiko pemeliharaan ilegal terhadap satwa liar, langkah tersebut memungkinkan petugas memberikan penanganan sesuai standar kesejahteraan satwa dan kebutuhan biologis masing-masing spesies.

Rangkaian penyelamatan ini juga memperlihatkan bahwa konservasi merupakan kerja bersama. Kepedulian masyarakat untuk melapor dan menyerahkan satwa liar kepada pemerintah menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan keanekaragaman hayati. Di sisi lain, pemerintah memastikan setiap satwa memperoleh penanganan profesional hingga memiliki kesempatan untuk kembali menjalankan fungsi ekologisnya di alam.

Bagi Tim Matawali BBKSDA Jawa Timur, kandang transit bukanlah tujuan akhir. Tempat itu merupakan ruang pemulihan, menjadi babak kedua dalam perjalanan panjang penyelamatan satwa liar, sebelum alam kembali menjadi rumah yang semestinya.

Penulis : Fajar Dwi Nur Aji - PEH Ahli Muda
Editor : Agus Irwanto
Sumber : Bidang KSDA Wilayah I Madiun

11 views
1 komentar
0 shares
Rating:

Komentar (1)

Tinggalkan Komentar

ipin upin

wah ada eksan, teman kita bermain. semangat eksan. betul betul betul

Artikel Terkait