Pembentukan Kader Konservasi, Momentum Lahirnya Pejuang Konservasi

Share

Pada 28 hingga September 2017 yang lalu kegiatan Pembentukan Kader Konservasi Tingkat Pemula oleh Bidang KSDA Wilayah I Madiun dengan mengambil tempat di Hotel Kartika Abadi Madiun. Sekitar 30 orang peserta mengikuti kegiatan ini, mereka berasal dari Kelompok Pecinta Alam, Pramuka Sakawanabakti dan kelompok masyarakat di berbagai wilayah Jawa Timur. Latar belakang peserta berasal dari berbagai aspek kegiatan seperti pecinta alam, konservasi penyu, mangrove, karst, budidaya tumbuhan dan satwa, serta lembaga edukasi satwa.

Maksud kegiatan ini untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam kegiatan konservasi sumber daya alam yang diharapkan dapat berperan aktif bersama pemerintah dalam mewujudkan manusia yang sadar konservasi.

Pembentukan Kader Konservasi Tingkat Pemula diselenggarakan melalui jalur pendidikan dengan kurikulum sebanyak 25 JPL baik teori maupun praktek. Melalui kegiatan ini peserta diajak untuk memahami gambaran umum kehutanan di Indonesia, mengetahui sejarah dan perkembangan konservasi, mengenal masalah ekologi, ekosistem, jenis flora fauna Indonesia dan upaya pelestariannya, kegiatan bina cinta alam, teknik dan prosedur P3K serta SAR.

Narasumber berasal dari internal Balai Besar KSDA Jawa Timur, akademisi Universitas Merdeka Madiun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Korda Jawa Timur.

Kegiatan praktek dilakukan melalui kunjungan lapang ke salah satu calon lembaga konservasi Madiun Umbul Square. Share learning antar peserta pun semakin hidup dikarenakan berbagai macam latar belakang peserta. Sharing dengan FK3I diharapkan mampu memotivasi dan menginspirasi peserta dalam kegiatan konservasi.

Pada akhir kegiatan, peserta diajak untuk membangun komitmen bersama mengenai kegiatan konservasi yang akan segera dilakukan setelah kembali ke daerah masing-masing dan menuliskannya dalam secarik kertas tak bernama.

Konservasi akan saya mulai dari diri saya, membuat persemaian, menanam pohon di lingkungan sekitar dan membagikan bibit tanaman untuk anak sekolah sebagai tabungan ketika dewasa” tulis salah satu peserta.

Dengan bertambahnya 30 orang Kader Konservasi ini diharapkan mampu menambah pejuang-pejuang konservasi di Jawa Timur, serta meningkatkan pemahaman dan peran serta masyarakat terhadap konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem. Janji, harapan dan komitmen konservasi yang telah dibangun bersama pun semoga dapat segera terwujud. (Endry Wijayanti /Penyuluh Pelaksana Lanjutan di Bidang KSDA Wilayah I Madiun)