Type to search

Artikel

2016, Hotspot di Jawa Timur Turun

Share

peta_sebaran_hotspot_jatim_2016

Hingga akhir bulan Desember 2016 jumlah hotspot (titik api) di Provinsi Jawa Timur turun 86 persen dibanding tahun 2015. Dari data monitoring hotspot melalui situs sipongi.menlhk.go.id, berdasarkan citra satelit NOAA 19 (ASMC) tahun 2016 ini terdapat 50 titik, ini jauh dibawah tahun 2015 sebanyak 358 titik.

Hal ini disebabkan oleh kondisi alam yang kemarau basah dan perkiraan La Nina yang ditandai meningkatnya curah hujan akan terjadi akhir 2016 hingga awal 2017.

Dari 50 titik panas tersebut, sebanyak 18 titik berada pada Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, 2 titik di Taman Nasional Baluran, 2 titik di hutan produksi Perum Perhutani, dan sisanya 28 titik di Areal Penggunaan Lainnya (APL). Ini berarti 20 titik panas berada dalam Hutan Konservasi dan 30 titik berada di Hutan Non Konservasi dan Lahan.

Hingga minggu pertama di tahun 2017 ini, jumlah hotspot masih nihil di wilayah Jawa Timur. (Agus Irwanto)

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment