Berita

Viral Monyet di Kencong, Tiga Ekor Dievakuasi Tim MATAWALI BBKSDA Jatim

Jember – Balai Besar KSDA Jawa Timur melalui Tim MATAWALI Bidang KSDA Wilayah III mengevakuasi tiga ekor monyet di Dusun Gumuk Banji, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember (02/03/2026). Penanganan dilakukan menyusul laporan masyarakat terkait satwa yang berkeliaran di permukiman dan sempat viral di media sosial.

Satu ekor monyet jantan pertama kali diamankan setelah tim menerima laporan pada 25 Februari 2026. Satwa tersebut kerap memasuki rumah warga dan menimbulkan keresahan. Setelah asesmen lapangan dan koordinasi dengan masyarakat setempat, tim memasang kandang jebak di lokasi yang sering didatangi satwa.

Pada Senin (02/03/2026), bersama Kanit Reskrim Polsek Kencong, tim menuju titik penangkapan. Monyet ditemukan telah masuk kandang jebak yang ditempatkan di lantai dua ruko milik warga. Proses evakuasi berlangsung aman dan terkendali.

Hasil identifikasi menunjukkan satwa tersebut merupakan Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis), berjenis kelamin jantan, dalam kondisi hidup. Secara nasional, jenis ini tidak termasuk satwa dilindungi, namun tercantum dalam Appendix II CITES sehingga perdagangannya diawasi secara ketat di tingkat internasional.

Satwa kemudian dibawa ke kandang transit Bidang KSDA Wilayah III untuk menjalani observasi kesehatan, perawatan, dan tahapan rehabilitasi lebih lanjut. Proses pengamanan dan penyerahan didokumentasikan dalam berita acara resmi.

Pada hari yang sama, tim juga mengevakuasi dua ekor Monyet Ekor Panjang yang dimanfaatkan dalam aktivitas “topeng monyet” di depan Kantor Polsek Kencong. Penanganan dilakukan dengan dukungan aparat kepolisian setempat. Kedua satwa kini berada di kandang transit untuk proses penanganan lanjutan.

Kehadiran Monyet Ekor Panjang di kawasan permukiman bukan fenomena tunggal. Jenis primata ini dikenal adaptif dan mampu bertahan di berbagai tipe habitat, termasuk lanskap yang berdekatan dengan aktivitas manusia. Perubahan tutupan lahan, ketersediaan pakan, serta interaksi yang tidak terkontrol dapat mendorong satwa mendekati ruang hidup warga.

Melalui kegiatan ini, Balai Besar KSDA Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam merespons laporan masyarakat secara cepat dan profesional, dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan publik dan kesejahteraan satwa liar.

Upaya penyelamatan di Kencong menjadi bagian dari langkah mitigasi konflik manusia dan satwa liar, sekaligus penguatan peran kolaboratif antara masyarakat, aparat penegak hukum, dan otoritas konservasi di tingkat tapak.

Penulis : Fajar Dwi Nur Aji – PEH Ahli Muda BBKSDA Jatim
Editor : Agus Irwanto
Sumber : Bidang KSDA Wilayah III Jember