Studi Potensi Napoleon di Kangean
Humas BBKSDA Jatim
Seksi Konservasi Wilayah III Sumenep melaksanakan Studi populasi ikan Napoleon di lakukan pada perairan Kepulauan Kangean pada tanggal 8 - 10 Mei 2013. Penentuan lokasi pengambilan data diambil berdasarkan keterangan nelayan setempat pada saat mencari ikan dalam kegiatan sehari-harinya, dimana nelayan sekitar lebih memilih mencari ikan pada daerah tersebut dikarenakan ombak dan arus pada perairan tersebut tidak sebesar pada perairan sebelah utara pulau Kangean.
Pada saat ini komoditas ikan Napoleon memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi, dengan kategori highly commercial dalam peringkat tangkapan. Selain itu ikan ini merupakan komoditi ekspor yang banyak diminati di negara-negara Asia Timur. Ikan Napoleon sudah lama menjadi isu internasional dalam pemanfaatannya, karena populasinya di alam semakin berkurang akibat aktifitas penangkapan yang berlebihan. Saat ini ikan Napoleon telah masuk dalam daftar Appendix II CITES yang berarti pemanfaatannya harus sesuai dengan ketentuan CITES (Convention on International Trade Endangared Species Of Wild Flora and Fauna). Napoleon wrasse termasuk kategori keterancaman Endangered oleh IUCN. (Dini SES, S.Hut. PEH Pertama Pada SKW III Sumenep)
Hasil Studi Potensi Napoleon di Kepulauan Kangean dapat diunduh selengkapnya disini.
1.981 views
0 komentar
0 shares
Rating:
Artikel Sebelumnya
MDK Desa Cowek Kunjungi Sarongge
Artikel Selanjutnya
Menhut anjurkan setiap orang tanam 10 pohon
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!



