Agenda

Keselamatan di Atas Segalanya, Penutupan Sementara Kawah Ijen untuk Operasi SAR!

Langit pagi di puncak Ijen biasanya dipenuhi langkah-langkah pendaki yang mengejar pijar biru api belerang. Namun kali ini, suasana berubah. Demi keselamatan dan fokus operasi kemanusiaan, kunjungan ke Taman Wisata Alam Kawah Ijen resmi ditutup sementara untuk mendukung kegiatan Search and Rescue (SAR) terhadap pengunjung yang dilaporkan hilang

Balai Besar KSDA Jawa Timur menetapkan penutupan sementara seluruh aktivitas wisata alam, penelitian, dan pendidikan di kawasan tersebut pada 19 Februari 2026, dan akan dibuka kembali pada 26 Februari 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan proses pencarian berlangsung optimal, aman, dan tidak terganggu oleh aktivitas kunjungan.

Kawah Ijen, dengan danau kawah asam berwarna hijau pirus dan lanskap vulkanik yang dramatis, memang memesona. Namun, ia juga menyimpan risiko alamiah, gas belerang pekat, kontur terjal, dan perubahan cuaca yang cepat, yang menuntut kewaspadaan dan tata kelola yang disiplin.

Penutupan sementara ini bukan sekadar pembatasan akses. Ia adalah bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan bahwa setiap upaya penyelamatan dilakukan dengan ruang gerak yang memadai bagi tim SAR, aparat, dan seluruh unsur pendukung di lapangan.

Dalam konteks konservasi, kebijakan ini juga mencerminkan keseimbangan antara pemanfaatan wisata alam dan prinsip kehati-hatian (precautionary principle) dalam pengelolaan kawasan. Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur menyampaikan bahwa masyarakat dan pihak terkait diharapkan memahami serta mendukung keputusan tersebut demi kelancaran operasi kemanusiaan

Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan proses pencarian berjalan efektif.

Di balik kabut asam dan lanskap yang memikat, Ijen mengingatkan kita bahwa alam bukan hanya ruang rekreasi, tetapi juga ruang tanggung jawab. Ketika situasi darurat terjadi, langkah paling bijak adalah memberi ruang bagi kemanusiaan untuk bekerja.

Dan ketika jalur itu kembali dibuka nanti, setiap langkah menuju kawah akan membawa makna yang lebih dalam: bahwa menjaga keselamatan adalah bagian tak terpisahkan dari merawat alam.

Penulis : Fajar Dwi Nur Aji – PEH Ahli Muda BBKSDA Jatim
Editor : Agus Irwanto

Pengumuman Penutupan Sementara