Di Balik Logo Badak Jawa, Peran Pers Dalam Cerita Konservasi Jawa Timur

Sidoarjo, 9 Februari 2026. Menandai Hari Pers Nasional dengan sebuah simbol yang sunyi namun sarat makna yaitu Badak Jawa. Satwa endemik yang langka ini tidak hadir sebagai ornamen, melainkan sebagai pesan, tentang isu-isu konservasi yang nyata, mendesak, dan sering kali luput dari perhatian publik.

Bagi Balai Besar KSDA Jawa Timur, simbol tersebut berkelindan dengan realitas kerja di lapangan. Sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah Kementerian Kehutanan, BBKSDA Jawa Timur mengemban mandat perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya di wilayah yang kaya keanekaragaman, sekaligus rentan terhadap tekanan.

Konservasi, pada akhirnya, tidak hanya soal patroli, penanganan konflik satwa, atau pengelolaan kawasan. Ia juga tentang cerita, bagaimana data lapangan, kebijakan, dan tantangan ekologis dipahami oleh publik. Di titik inilah pers mengambil peran strategis.

Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan beretika, jurnalisme lingkungan menjadi jembatan antara hutan dan ruang publik. Pers membantu menerjemahkan kompleksitas konservasi, dari konflik manusia dan satwa liar, peredaran tumbuhan dan satwa dilindungi, hingga dampak perubahan iklim, menjadi informasi yang dapat dipahami, dipertimbangkan, dan didukung bersama.

Di Jawa Timur, tantangan tersebut hadir dalam banyak rupa. Habitat yang terfragmentasi, tekanan pembangunan, dan perubahan lanskap menuntut pendekatan kolaboratif. Kehadiran insan pers yang memahami isu lingkungan memastikan bahwa kerja-kerja konservasi tidak berjalan dalam kesunyian, melainkan berada dalam percakapan publik yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami memandang insan pers sebagai mitra strategis dalam konservasi. Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, pers membantu menyebarluaskan informasi konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga keanekaragaman hayati di Jawa Timur,” ujar Nur Patria Kurniawan, Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur.

Hari Pers Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa menjaga alam adalah kerja bersama. Ketika satwa tidak mampu bersuara dan ekosistem tak dapat membela dirinya, pers hadir untuk memastikan fakta tetap hidup dan kepedulian terus tumbuh. Di balik logo badak jawa, tersimpan sebuah pesan sederhana namun penting bahwa konservasi membutuhkan cerita, dan pers membantu menjaganya tetap terdengar.

Penulis : Fajar Dwi Nur Aji, Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Muda
Editor : Agus Irwanto