Berita

Jelang HKAN 2026, Tujuh Ekor Lutung Jawa Pulang Ke Nusa Barung

Jember – Dalam rangkaian menyambut Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026, Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama Pusat Rehabilitasi Lutung Jawa (JLC), The Aspinall Foundation – Indonesia Program, melaksanakan pelepasliaran tujuh ekor Lutung Jawa (Trachypithecus auratus). Dua jantan bernama Kaget dan Hadi, serta 5 betina bernama Mari, Ita, Dina, Eri, dan Lika.

Kegiatan diawali sejak 2 Mei 2026, di mana tim gabungan yang terdiri dari petugas RKW 13 Jember dan JLC melakukan persiapan pelepasliaran di Pos Jaga Puger. Keesokan harinya, 3 Mei 2026, dengan mengendarai 2 perahu, tim bergerak membelah ombak menuju Pantai Nyamplung Kobong, Suaka Margasatwa Pulau Nusa Barung.

Di hari yang sama, tim menuju Blok Kudu untuk melepasliarkan koloni 1 yang terdiri atas seekor jantan dan 2 betina dengan metode hard release, sebuah metode pelepasliaran dengan langsung melepas menuju alam liar tanpa tahapan penyesuaian Salah satu Lutung Jawa yang dilepasliarkan di bok ini bernama Eri.

Pelepasliaran Eri menjadi momen yang haru dan mendebarkan bagi seluruh anggota tim. Eri yang dievakuasi dari Kantor Bidang KSDA Wilayah 3 Jember tahun 2025, mengalami luka traumatika digigit pejantan pada pangkal ekor, dan harus di amputasi. Namun, Eri tetap mampu beraktivitas normal saat pelepasliaran.

Koloni 2 dilepasliarkan di Blok Cambah pada 4 Mei 2026. Koloni ini yang terdiri atas seekor jantan dan 3 ekor betina Lutung Jawa. Pelepasliaran Lutung Jawa kali ini terasa sederhana namun sakral, tanpa seremoni mewah, hanya ditemani semilir angin laut dan nyanyian alam.

Momentum Road to HKAN ini dijadikan sebagai pengingat, bahwa konservasi bukan hanya tentang menjaga, namun juga memulihkan. Ia adalah wujud nyata dari mandat konservasi, memulihkan hubungan satwa dan rimba, menegaskan hak setiap makhluk untuk pulang ke habitatnya.

Sebelum tim kembali, dilakukan pemantauan awal untuk memastikan satwa-satwa tersebut mulai beradaptasi dengan baik, serta melakukan pemasangan papan peringatan pada beberapa titik di Suaka Margasatwa Pulau Nusa Barung.

Editor: Agus Irwanto
Foto: Pusat Rehabilitasi Lutung Jawa (JLC), The Aspinall Foundation – Indonesia Program
Sumber: Bidang KSDA Wilayah 3 Jember