Beri Kuliah Tamu Kepada Mahasiswa Kedokteran Hewan, BBKSDA Jawa Timur Tekankan Konservasi Satwa Liar
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) kembali memberikan kuliah tamu konservasi satwa liar kepada mahasiswa Program Profesi Dokter Hewan (PPDH) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FKKIA) Banyuwangi (09/02/2026). Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat pemahaman calon dokter hewan mengenai aspek hukum, teknis, dan kesehatan masyarakat dalam penanganan satwa liar dilindungi.
Ada tida pemateri yang mengisi kuliah tamu tersebut, yakni drh. hewan Zakia Sheila Faradila – Pengendali Ekosistem Hutan, Ainy Amelya Utami – Penyuluh Kehutanan, dan Mohamad Sukron Makmun – Pengendali Ekosistem Hutan. Ketiganya memaparkan pengalaman lapangan dan kerangka kerja konservasi di depan 15 mahasiswa PPDH.
Tiga pokok bahasan utama yang disampaikan dalam sesi ini, masing-masing berupa regulasi dan mekanisme penyitaan satwa dilindungi, termasuk alur koordinasi penegakan hukum dan penanganan pascapenyitaan. Lalu, kedua tentang prinsip penangkaran dan pelepasliaran satwa liar yang berorientasi pada kesejahteraan satwa dan keberlanjutan populasi. Dan, ketiga mengenai isu zoonosis sebagai irisan penting antara kesehatan satwa, kesehatan manusia, dan kesehatan lingkungan.
Selama pemaparan, mahasiswa mengikuti diskusi secara aktif dan mengajukan pertanyaan terkait praktik penanganan satwa hasil sitaan, tantangan rehabilitasi, serta mitigasi risiko penularan penyakit. Petugas BBKSDA Jatim memberikan apresiasi kepada peserta yang aktif berdiskusi sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi kritis dan pemahaman aplikatif.
Kuliah tamu ini menjadi ruang pertemuan antara ilmu kedokteran hewan dan praktik konservasi di lapangan. Pemahaman sejak dini dinilai penting agar calon dokter hewan memiliki perspektif utuh, tidak hanya klinis, tetapi juga legal, ekologis, dan kesehatan masyarakat, dalam menangani satwa liar.
Kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama dan penegasan komitmen untuk memperkuat kolaborasi pendidikan dengan instansi konservasi. Ke depan, BBKSDA Jatim mendorong keterlibatan akademisi dan mahasiswa dalam penguatan kapasitas konservasi satwa liar yang berlandaskan ilmu pengetahuan dan kepatuhan hukum.
Penulis : Fajar Dwi Nur Aji – PEH Ahli Muda BBKSDA Jatim
Editor : Agus Irwanto
Sumber : Bidang KSDA Wilayah III Jember