Peserta Summer Camp Terima Materi Metode Identifikasi

Sebanyak 50 peserta Summer Camp 2018, akan menerima beberapa materi teori di Balai Desa Pupus, 13 September 2018. Materi yang diberikan antara lain Flora, Mamalia, Burung, Serangga, Herpetofauna, Survival, dan Orientasi Lapangan.

Materi-materi tersebut diberikan oleh pemateri dari berbagai disiplin ilmu. Adalah Hariyawan Agung dari Kopenhagen Zoo, Asman Adi Purwanto dari BISA Indonesia, Sungkono dari Matala Biogama, Nugroho dari PHI, Gusbiyanto dari YAI, dan BBKSDA Jatim.

Menurut Gunawan dari Yayasan Konservasi Elang Indonesia, materi yang diberikan sebagai bekal dalam kegiatan eksplorasi yang dimulai Sabtu, 15 September 2018.

“Eksplorasi disini maksudnya adalah kegiatan identifikasi dan pengumpulan data pada kedua cagar alam ini,” jelasnya.

Agung dari Kopenhagen Zoo dalam materinya banyak memberikan penjelasan cara pengenalan jejak mamalia di hutan. Misalnya bagaimana peserta membuat minimum information required saat menjumpai jejak. Agung juga mengingatkan untuk mengenali behavior satwa sehingga tidak mudah tertipu saat menjumpai mereka di alam.

Nugroho dalam materi Herpetofauna, menekankan kesiapan kesehatan dan keselamatan peserta serta peralatan yang akan digunakan. Pun demikian dengan dokumentasi untuk membantu proses identifikasi.

Sedangkan Tri Wahyu Widodo, PEH dari Bidang KSDA Wilayah l lebih menjelaskan mengenai kondisi cagar alam melalui peta kawasan. Tri juga menjelaskan jalur treking dan titik-titik lokasi camp setiap harinya.

Sebelum menerima materi, peserta terlebih dahulu diberikan ice breaking untuk saling mengenal satu sama lain.

Seperti diketahui, Summer Camp 2018 telah dibuka oleh Kepala Balai Besar KSDA Jatim, Nandang Prihadi pada 13 September 2018 pagi. (Agus Irwanto)

Leave a Reply