Pengelolaan Konservasi Alam Yang Tidak Konservatif

Perkembangan zaman menuntut perubahan dalam pengelolaanya, pun dalam pengelolaan konservasi alam, dengan tanpa perubahan pola kelola, akan tergulung dan tergerus zaman. Tata kelola konservasi tidak harus dengan konsevatif. Begitulah makna yang tersirat pada acara pelatihan jurnalistik pada sesi pemaparan oleh tim ngopibareng.id, media online dengan rating pengunjung tertinggi ke 700 di dunia yang berasal dari Surabaya.

Pelatihan jurnalistik yang diikuti oleh para pejabat eselon 3 dan 4 serta staf BBKSDA Jatim dibawah kepemimpinan Dr. Nandang Prihadi ini menjadi rangkaian kegiatan “Evaluasi Pelaksanaan DIPA 2018 dan Pelatihan Jurnalistik” yang dilaksanakan selama 2 hari di Sidoarajo, 13-14 Maret 2018.

Menghadirkan profesional jurnalistik media kertas (konvensional) yang beralih ke media digital. Wartawan ngopibareng.id dalam acara ini memberikan gambaran nyata betapa pentingnya kewajiban mengikuti perkembangan zaman, dimana pubikasi telah berubah dari metode konvensional menjadi penulisan digital melalui media online. Tentu tulisan perlu di kemas menarik untuk dibaca dan dikunjungi netizen.

Tip dan trik diberikan kepada peserta dengan cara santai dan menarik. Bagaimana cara mengemas tulisan, mulai dari pemilihan kata dalam sebuah judul, pengelolalaanw ebsite, konten serta design web yang atraktif, sehingga menarik untuk di kunjungi warga netizen.

Sebuah contoh penentuan judul yang menarik dan menggelitik netizen untuk meng-klik, kunci utama, selain penentuan domain yang menarik pun memiliki peran yang penting. Prinsip utama penentuan sebuah nama domain adalah kemudahan diingat.

Kesalahan fatal berupa tingkat kesulitan nama serta ke-tidakfamilier-an sebuah domain, akan sangat menentukan nasib sebuah tulisan di media online di sebuah situs untuk di kunjungi netizen.

Penat, lelah dan kantuk pun akhirnya hilang pada sesi ini dan memberikan inspirasi sebuah quote yang menarik dan menjadi perenungan kita bahwa “bekerja untuk konservasi alam tidak harus dengan cara konservatif” (Toto Sutiyoso, Kepala seksi Pelayanan dan Pemanfaatan)

Editor : Agus Irwanto

Leave a Reply