Pembangkit Listrik Minihidro Harus ada Manfaat Bagi Masyarakat Sekitar

Ir. Wiratno, M.Sc meresmikan dimulainya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Baung. Pria yang menjabat Diretur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) tersebut melakukan peletakan batu pertama didampingi oleh Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) dan Direksi dari PT. Kanz Capital Selasa, 8 Agustus 2017.

Menurut Muhammad Najib Hasan, Direktur PT. Kanz Capital, bahwa rencana pembangunan sarpras PLTM Kanji 1 akan memanfaatkan kawasan seluas 6.500 m2, sesuai Ijin Usaha Pemanfaatan Energi Air (IUPEA) yang telah dikantongi sejak 2015. Sedangkan luas kkses jalan masuk yang dimanfaatkan dengan melakukan kerjasama dengan BBKSDA Jatim yakni 2.500 m2.

“PLTM Kanji 1 TWA. G Baung memiliki potensi pembangkit dengan kapasitas power sebesar 2,3 Mwatt dengan energi yang akan dihasilkan 16,5 juta KWH per tahun, dengan masa pembangunan PLTM ini sekitar 16 bulan”, tambah Najib.

Najib juga mengakatan bahwa dengan adanya PLTM ini akan ada multiefek yang di dapat, antara lain Potensi wisata edukasi, bertambahnya pasokan listrik, sumber pemasukan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Penyediaan tenaga kerja, dan akan memberi dampak terhadap pengembangan ekonomi masyarakat sekitar.

“Kami harapkan pembangunan PLTM berdampak positif kepada kehutanan dan masyarakat sekitar, khususnya pembangkit listrik ini tidak berdampak negatif jangka panjang karena tidak ada limbah yang merusak,” imbuhnya saat menutup sambutan.

Dalam acara ramah tamah yang juga dihadiri oleh segenap Muspika setempat, Wiratno meminta kepada semua pihak untuk ikut mengawal, agar pembangunan dapat bekerja dengan baik, serta diharapkan bantuannya agar tidak terjadi kecelakaan kerja.

 

 

“Saya setuju dengan adanya wisata edukasi, dan semoga ini bisa menjadi contoh di Jawa Timur. Karena ini minihidro yang pertama kali di Jawa Timur. Dengan adanya PLTM ini bisa menjadi manfaat bagi masyarakat sekitar, sebab pesan dari Pak Jokowi harus ada manfaat bagi masyarakat dari semua bentuk investasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pak wiratno menyempatkan untuk mengunjungi beberapa tempat di TWA. G. Baung, seperti dermaga anjungan dan lokasi-lokasi tempat yang direncanakan akan dibagun fasilitas-fasilitas PLTM. Di beberapa tempat Pak Dirjen sempat mendapat penjelasan baik dari pihak Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI, Andik Sumarsono, SH., MH., maupun dari Kepala Balai Besar mengenai kawasan konservasi yang terletak di Purwodadi – Pasuruan tersebut. (Agus Irwanto / Staf P3)

Leave a Reply