Nandang, Ijen Harus Bebas Sampah

Balai Besar KSDA Jawa Timur menyelenggarakan Deklarasi “Ijen Rijik” di Paltuding pada 21 Oktober 2018 yang lalu. Tujuannya untuk mengajak semua pemangku kepentingan untuk ikut berkomitmen dalam menjaga kebersihan Tawan Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen Zero waste serta menerapkan hidup sehat.

Sebagai salah satu kawasan wisata bertaraf internasional, TWA. Kawah Ijen dituntut untuk memiliki pengelolaan kawasan wisata yang lebih baik, terutama dalam kebersihan. Maka, Balai Besar KSDA Jawa Timur sebagai pengelola kawasan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan kebersihan terutama dalam penanganan sampah.

Acara ini melibatkan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dari Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Mitra Kerja Mitratel, Muspika setempat, serta seluruh penyedia jasa di Kawah Ijen.

Dr. Nandang Prihadi, S.Hut, M.Sc, Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur, dalam arahannya meminta seluruh pengelola dan pengunjung untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat selama berkunjung di Kawah Ijen. Hal tersebut guna mewujudkan kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen sebagai kawasan ekowisata yang bersih dari sampah.

“Sebagai manifestasi dari Gerakan Ijen Rijik, akan dilakukan pembersihan sampah setiap minggu III bulan berjalan,” ujar Nandang.

Untuk itu dukungan, keterlibatan, dan keikutsertaan seluruh pihak sangat diperlukan dalam mewujudkan TWA. Kawah Ijen yang bebas dari sampah. (Dedy Setiawan, Bakti Rimbawan pada Seksi Konservasi Wilayah V Banyuwangi)

Editor : Agus Irwanto

Leave a Reply