BBKSDA JAWA TIMUR

SOP

Kode Dok

:

SOP-SP2.02.01

Terbit/Tgl

:

01/ 09-09-2009

PEMBERIAN REKOMENDASI IZIN PENGUSAHAAN PARIWISATA ALAM (IPPA)

Revisi/Tgl

:

01/ 21-11-2011

Halaman

:

1 dari 5

 

 

1.

Dasar Pelaksanaan

 

 

 

1.1

Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.48/Menhut-II/2011, tantang Pengusahaan Pariwisata Aam di Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Hutan Raya dan Taman Wisata Alam

 

 

2.

Lokasi

 

 

 

 

 

2.1

Suaka Margasatwa

 

 

 

2.2

Taman Wisata Alam

 

 

3.

Jenis Usaha

 

 

 

 

 

3.1

Penyediaan Jasa Wisata Alam

 

 

Informasi pariwisata

 

 

Pramuwisata

 

 

Transportasi

 

 

Perjalanan Wisata

 

 

Cinderamata

 

 

Makanan dan Minuman

 

 

 

3.2

Penyediaan Sarana Wisata Alam

 

 

Wisata Tirta

 

 

Akomodasi

 

 

Transportasi

 

 

Wisata Petualangan

 

 

4.

Bentuk Izin Usaha

 

 

 

4.1

IUPJWA (Izin Usaha Pemanfaatan Jasa Wisata Alam)

 

 

 

4.2

IUPSWA (Izin Usaha Pemanfaatan Sarana Wisata Alam)

 

 

 

 

5.

Ruang Lingkup

 

 

 

 

 

Izin dapat diberikan kepada :

 

 

 

5.1

IUPJWA :

 

 

Perorangan

 

 

Badan Usaha Milik Negara

 

 

Badan Usaha Milik Daerah

 

 

Badan Usaha Milik Swasta

 

 

Koperasi

 

 

 

Catatan :

 

 

IUPJWA di Kawasan Suaka Margasatwa hanya dapat di ajukan oleh perorangan dan diprioritaskan adalah masyarakat setempat

 

 

 

5.2

IUPSWA :

 

 

Badan Usaha Milik Negara

 

 

Badan Usaha Milik Daerah

 

 

Badan Usaha Milik Swasta

 

 

Koperasi

 

 

6.

Kelengkapan Proses

 

 

 

6.1.

Surat permohonan IUPJWA, diajukan kepada Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur, dengan tembusan kepala SKPD yang membidangi kepariwisataan setempat

 

 

 

6.1.1

IUPJWA Perorangan, dilampiri :

 

 

KTP

 

 

NPWP

 

 

Mengisi formulir yang disediakan oleh Balai Besar KSDA Jawa Timur

 

 

Sertifikasi keahlian untuk jasa interpreter

 

 

Rekomendasi dari forum yang diakui oleh Balai Besar KSDA Jawa Timur untuk bidang usaha yang dimohon

 

 

 

6.1.2

IUPJWA Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Swasta Atau Koperasi, dilampiri :

 

 

akte pendirian badan usaha atau koperasi

 

 

surat izin usaha perdagangan

 

 

nomor pokok wajib pajak

 

 

surat keterangan kepemilikan modal atau referensi bank

 

 

profil perusahaan

 

 

rencana kegiatan usaha jasa yang akan dilakukan

 

 

 

6.2.

Surat permohonan IUPSWA, diajukan kepada Menteri Kehutanan dengan tembuisan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, Kepala UPTD yang membidangi urusan kehutanan di provinsi, kabupaten/kota setempat; Gubernur atau bupati/walikota setempat; dan Kepala SKPD yang membidangi kepariwisataan di provinsi, kabupaten/kota setempat, dilampiri dengan :

 

 

 

6.2.1

Persyaratan Administrasi :

 

 

akte pendirian badan usaha atau koperasi

 

 

surat izin usaha perdagangan

 

 

nomor pokok wajib pajak

 

 

surat keterangan kepemilikan modal atau referensi bank

 

 

profil perusahaan

 

 

proposal/rencana kegiatan usaha sarana yang akan dilakukan

 

6.2.2

Persyaratan Teknis berupa pertimbangan teknis dari :

 

 

Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur

 

 

Kepala SKPD yang membidangi kepariwisataan di provinsi, kabupaten/kota setempat

 

 

7.

Unit Kerja / Petugas Terkait

 

 

 

7.1

Kepala Balai Besar KSDA

 

 

7.2

Kepala Bidang Teknis KSDA

 

 

7.3

Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan

 

 

7.4

Sub Bagian Umum

 

 

7.5

Staf Teknis Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan

 

 

 

8.

Tahapan Kerja

 

 

 

8.1

Permohonan kepada Kepala Balai/ Menteri Kehutanan denngan dilampiri persyaratan sebagaimana tercantum pada nomor 6.

 

8.2

Staf seksi pemanfaatan dan pelayanan menerima pemohonan dan membuat dokumen serah terima dokumen permohonan serta melaksanakan check list dokumen permohonan.

 

 

8.2.1

Apabila tidak lengkap, Staf Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan membuat surat pemberitahuan kekurangan Kelengkapan dokumen, ditandatangani Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan dan dikirimkan oleh Sub Bag Umum Balai Besar KSDA Jawa Timur

 

 

8.2.2

Apabila lengkap dilanjutkan ke tahap berikutnya

 

8.3

Staf subbag umum mengagenda permohonan dan memberikan lembar penerus berupa lembar disposisi internal untuk diserahkan kepada Kepala Seksi Pemanfaatan dan pelayanan

 

8.4

Kepala seksi pemanfaatan dan pelayanan melaksanakan telaahan dan memberikan arahan sesuai acuan normatif dan langkah penyelesaiaannya yang dicantumkan dalam lembar disposisi

 

8.5

8.5.1

Berdasarkan disposisi dari kepala seksi pemanfaatan dan pelayanan,   staf seksi pemanfaatan dan pelayanan melaksanakan pengkajian permohonan sesuai dengan aspek teknis dan administrasi.

 

 

8.5.2

Berdasarkan hasil kajian, staf seksi pemanfaatan dan pelayanan menyusun draft Surat rekomendasi/ Surat Penolakan dan diserahkan kepada Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan.

 

8.6

Kepala Seksi pemanfaatan dan pelayanan, memeriksa Kajian dan draft Surat Rekomendasi/ Surat Penolakan terkait acuan normatif.

 

 

8.6.1

Apabila ada perbaikan, dikembalikan kepada Staf Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan

 

 

 

8.6.2

Apabila tidak ada perbaikan Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan menandatangani kajian membubuhkan paraf persetujuan pada konsep Surat Rekomendasi/ surat penolakan dan meneruskan kepada Kepala Bidang Teknis

 

8.7

Kepala Bidang Teknis KSDA, memeriksa Kajian dan konsep Surat Rekomendasi terkait dengan Penulisan dan penggunaan bahasa

 

 

8.7.1

Apabila ada perbaikan, dikembalikan kepada Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan

 

 

8.7.2

Apabila tidak ada perbaikan Kepala Bidang Teknis menandatangani kajian dan membubuhkan paraf persetujuan pada konsep surat rekomendasi/ surat penolakan dan meneruskan kepada Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur

 

8.8

Kepala Balai Besar melaksanakan pencermatan terhadap kajian teknis dan konsep surat rekomendasi/ surat penolakan.

 

 

8.8.1

Apabila ada saran atau perbaikan, dikembalikan kepada Bidang Teknis KSDA

 

 

8.8.2

Apabila tidak ada perbaikan Kepala Balai Besar KSDA menandatangani Surat rekomendasi/ surat penolakan

 

8.9

Staf subbag umum memberikan nomor dan tanggal surat rekoemendasi dan menyerahkan dokumen surat rekomendasi/ surat penolakan kepada pemohon serta pengarsipan

 

 

 

7.

Waktu Penyelesaian Proses

 

 

 

7.1

Selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari kerja setelah permohonan diterima Kepala UPT menerbitkan Surat Perintah Pembayaran Iuran IUPJWA (SPP-IIUPJWA) kepada pemohon.

 

 

SPP-IIUPJWA harus dilunasi pemohon dalam waktu selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterimanya SPP-IIUPJWA

 

 

Berdasarkan bukti pembayaran SPP-IIUPJWA Kepala UPT dalam waktu selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari kerja menerbitkan IUPJWA

 

7.2

Persyaratan teknis sebagaimana tercantum pada butir 6.2, selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kerja sejak diterimanya permohonan mendapat keputusan dari Kepala UPT/Kepala SKPD yang membidangi kepariwisataan di provinsi, kabupaten/kota setempat

 

7.3

Tata Waktu Pelaksanaan Kegiatan IUPJWA

 

Tahap

Urutan Kegiatan

Waktu Penyelesaian

 

1

8.1 -3.3

2 hari

 

2

8.4 – 8.8

6 hari

 

3

8.9

2 hari

 

Total

 

10 hari

 

 

 

7.3

Tata Waktu Pelaksanaan Kegiatan IUPSWA

 

Tahap

Urutan Kegiatan

Waktu Penyelesaian

 

1

8.1 -3.3

4 hari

 

2

8.4 – 8.8

24 hari

 

3

8.9

2 hari

 

Total

 

30 hari