A. Dasar Penunjukan dan Luas
Kawasan Cagar Alam Sungai Kolbu ditunjuk sebagai cagar alam melalui surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 83 Stbl. 1919 No. 392 tanggal 11 Juli 1919 dengan luas 18,8 ha.
 
B. Letak/Lokasi
Secara geografis kawasan ini terletak diantara 114º12′ BT dan 8º13″ LS.  Berdasarkan ketinggian tempatnya, kawasan ini terletak pada ketinggian antara ± 2.000 – 2.500 meter dari permukaan laut.
Secara administrasi pemerintahan, kawasan Cagar Alam Sungai Kolbu terletak di 2 (dua) wilayah kabupaten yaitu:
a. Kabupaten Probolinggo
b. Kabupaten Situbondo
Cagar Alam Sungai Kolbu berada di dalam Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang, tepatnya di area savana Sikasur.  
 
C. Potensi Kawasan
• Tipe Ekosistem dan Vegetasi
 
1. Ekosistem Hutan Cemara
Tipe ini terdapat pada ketinggian 2000 – 3000 m dpl dan didominasi vegetasi hutan cemara (Casuarina junghuhniana), sehingga disebut Hutan Coniver karena didominasi oleh pohon berdaun jarum. Hutan cemara merupakan hutan sekunder yang telah mencapai klimaks dan mampu tumbuh secara alami pada daerah abu vulkanis, tanah longsor, lereng berbatu dan jurang berpasir. Pada lantai bawah ditumbuhi oleh herba pegunungan, antara lain Euphorbia javanica, Poligonum chinense, Pteridium dan Elsholzia pubescens.
 
2. Ekosistem Savana
Ekosisten Savana terjadi akibat adanya kerusakan hutan yang terus-menerus karena adanya kebakaran. Ekosistem ini terdapat di alun-alun besar Sikasur. Jenis yang dominan diantaranya adalah alang-alang (Imperata cylindrica), Pennisetum alopecuroides, Euphorbia sp. dan Pteridium sp.
 
• Fauna
Jenis satwa yang dapat dijumpai antara lain babi hutan (Sus scrofa dan Sus verocosus), kijang (Muntiacus muntjak), kucing hutan (Felis bengalensis), musang (Mustela flavigola dan M. lutreola), lutung jawa (Tracypithecus auratus), ayam hutan (Gallus sp.), merak (Pavo muticus) dan elang (Falconidae). 
 
D. Aksesibilitas
Cagar Alam Sungai Kolbu dapat ditempuh melalui 2 (dua) jalur, yaitu :
1. Jalur Barat
Surabaya – Probolinggo – Bermi (kendaraan roda dua/empat).  Dari Bermi kemudian menempuh jalur pendakian yaitu Bermi – Danau Taman Hidup (6 jam) – Patemon – Tlapaan – Aing Kenik – Cisentor – Cikasur – Cagar Alam Sungai Kolbu (10 jam).
 
2. Jalur Timur
Surabaya – Probolinggo – Situbondo – Besuki – Baderan (kendaraan roda dua/empat). Dari Baderan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 12 – 14 jam sampai di Cagar Alam Sungai Kolbu.
 
5 copy