A. Dasar

Cagar Alam Pulau Bawean di tunjuk sebagai cagar alam berdasarkan SK : Mentan No. 762/Kpts/Um/12/1979, 5 Desember 1979 dengan luas 725 Ha.

 

B. Letak dan Tata Batas Kawasan

Cagar Alam Pulau Bawean terletak di Pulau Bawean Kec. Sangkapura dan kec. Tambak Kab. Gresik. Panjang jalur batas kawasan adalah 5,1 km dan belum temu gelang. Jumlah pal batas sebanyak 85 buah pal batas.

 

C. Potensi Kawasan

1. Tipe Ekosistem

Tipe ekosistem dari Cagar Alam Pulau Bawean adalah Hutan musim.

 

2. Flora dan Fauna

Flora Dapat dijumpai digoba (Aglaria abeagnoides), angsana (Pterocarpus indicus), pangopa (Eugenia lepidocarpa), binong (Tetrameles nudiflora), kenari (Canarium asperum), aren (Arenga pinnata), jarak (Jatropha curcas), dan lain-lain. Sedangkan faunanya adalah pergam (Ducula acinia, Ducula bicolor, dan Ducula whertoni), raja udang (Halchyon chloris), dan mamalia seperti rusa bawean (Axis kuhlii), monyet ekor pjg (Macaca fascicularis), babi hutan (Sus verruconus), landak (Hystrix brachyura), dan lain-lain.

 

3. Keunikan/kekhasan/panorama/atraksi kawasan

Kawasan ini merupakan habitat dari satwa endemik rusa bawean (Axis kuhlii). Juga terdapat telaga yang panoramanya sangat indah yakni Telaga Kastoba.

 

D. Aksesibilitas

Surabaya/Tanjung Perak – Pelabuhan Gresik– Pelabuhan Sangkapura, Pulau Bawean (kapal cepat (2 kali/minggu) ±150 mil selama 3 jam, – SM. Pulau Bawean (kendaraan roda empat atau dua).

 

Kastoba-03a